Blog oleh Warga

You have one new private message.

Memasarkan Produk adalah Membentuk Suku

Ahmad Sofyan - Thu, 09/22/2011 - 02:00

Presentasi menarik dari Seth Godin, tentang perubahan (shift) dari pemasaran, yang semula mencari pengguna (targeting), kemudian mempengaruhi mereka untuk menggunakan produk kita. Menurut Seth, Internet telah merubah cara bisnis ini, di bidang apapun. Kita tidak lagi memburu pengguna, tapi mengasosiasikan produk kita dengan sekelompok orang (suku/komunitas), dan mendorong mereka untuk tersambung dengan komunitasnya. Pertanyaan yang patut diajukan:

  1. Siapa yang akan saya jangkau?
  2. Apakah mereka akan membicarakan hal yang saya bawa kepada sukunya?
  3. Apakah saya memperoleh ijin untuk terus berbicara dengan mereka?

Video lengkapnya silakan disimak:

Jika kesulitan mendengarkan bicaranya, transkrip ‘Are you Linchpin’ nya juga bisa dibaca di sini (dan bisa menggunakan Google Translate jika masih kesulitan memahami)

Bisnis Barang Virtual

Ahmad Sofyan - Wed, 09/21/2011 - 11:05

left Ternyata bisnis barang virtual itu uangnya besar banget. Banyak gamer yang memperjualbelikan barang-barang yang tidak ada wujudnya, hanya berupa bit di dalam komputer. Barang itu bisa berupa senjata, rumah, karakter dan sebagainya. Bisnis yang menarik? Mari belajar dari Zynga, pemain social network game yang paling besar.

Konon, kalau di kalangan warnet, ada dua game yang paling banyak dimainkan, dan banyak diperjualbelikan barangnya, yakni Point Blank dan Ayo Dance. Ponakan waktu itu pernah curhat, kalau karakter yang dia punya di point blank sudah mau ditawar satu juta, karena pangkatnya tinggi dan senjatanya banyak.

Tertarik untuk mulai?

Telat 1 hari, segel! -> PLN

Adhi Widjajanto - Wed, 09/21/2011 - 07:21

Tadi pagi saya dikagetkan Yanty karena ada petugas PLN datang ke rumah mau menyegel meter listrik karena belum bayar. Yah, memang telat sih, batas waktu tanggal bayar saya 20 September 2011. Tapi ini BARU TANGGAL 21 September 2011, makan siang pun belum! Rajin amat yak sok segel-segel. Wong kalau komplain listrik mati ke 123 saja response time nya ga akan secepat ini.

Akhirnya meter saya yang sudah disegel dibuka kembali setelah Yanty bayar via ATM dan fax bukti pembayaran ke 123. Entah bener ga masangnya, nanti malam harus dilihat lagi. Plus petugasnya minta uang lagi... Ampun dah. Dikasih 10 ribu sama pengasuhnya anak-anak, ngeloyor pergi. Kapan profesionalnya sih petugas lapangan publik di republik ini...

Amplop koran

Antyo Rentjoko - Mon, 09/19/2011 - 03:25

Amplop-koran

Ternyata yang saya sebut amplop es krim kemarin itu amplop koran. Buktinya koran edisi Minggu di kantor terkantongi. Kenapa yang di rumah bisa begitu? Beda agen beda perlakuan. Lagi pula meskipun misalnya koran diamplopi kalau pengantaran selalu dengan cara melemparkan ya sama saja. Kotak surat yang saya buat tak pernah berfungsi. :D Lagi pula kurir selalu minta tanda terima. :) ||¤
.....
Sent from BaldBerry® 3.2 MP camera BlackMarket Edition • Sinyaletoy Network • Use http://regex.info/exif.cgi to chek my image data

Permalink | Leave a comment  »

Loro blonyo

Antyo Rentjoko - Sun, 09/18/2011 - 15:23

Loro-blonyo

Dua menyatu, tak terpisahkan. Hiasan sentong ini kemudian menjadi dekorasi pelaminan pengantin Jawa, dan akhirnya dekorasi di mana saja terserah selera si empunya. Sepasang patung ini adalah Dewi Sri dan Sadono. ||¤
.......
Sent from BaldBerry® 3.2 MP camera BlackMarket Edition • Sinyaletoy Network • Use http://regex.info/exif.cgi to chek my image data

Permalink | Leave a comment  »

Sepeda di antara buah

Antyo Rentjoko - Sun, 09/18/2011 - 12:34

Sepeda-onthel

Sepeda onthel. Untuk dekorasi di Carrefour. Apa? Sepeda onthel? Memangnya selain sepeda motor tidak dionthel? MTB dan lainnya bukan sepeda onthel, begitu kata orang. ||¤
......
Sent from BaldBerry® 3.2 MP camera BlackMarket Edition • Sinyaletoy Network • Use http://regex.info/exif.cgi to chek my image data

Permalink | Leave a comment  »

Amplop es krim?

Antyo Rentjoko - Sun, 09/18/2011 - 12:11

Amplop-walls

Tak jelas apa maksud Unilver menyusupkan amplop karton Wall's Buavita ini ke dalam koran melalui jasa agen. Tak ada penjelasan. Apakah Anda sudah mendapatkan penjelasan? :) ||¤
......
Sent from BaldBerry® 3.2 MP camera BlackMarket Edition • Sinyaletoy Network • Use http://regex.info/exif.cgi to chek my image data

Permalink | Leave a comment  »

KTA: kredit tanpa angsuran (mestinya)

Antyo Rentjoko - Sat, 09/17/2011 - 09:07

Kredit-sialan

Seperti iklan baris, SMS penawaran ini efektif. Hemat kata. Jelas maksudnya. Dan menggoda. Soal basa-basi permisi, itu tak perlu. Tawaran macam ini tak pernah berhenti. Nomor pengirimnya terus berganti. ||¤
......
Sent from BaldBerry® 3.2 MP camera BlackMarket Edition • Sinyaletoy Network • Use http://regex.info/exif.cgi to chek my image data

Permalink | Leave a comment  »

Botol besar

Antyo Rentjoko - Sat, 09/17/2011 - 07:19

Botol-besar

Dulu botol besar berwarna gelap, ada yang hijau, ada yang cokelat, banyak dipakai di laboratorium pabrik. Ukuran yang lebih kecil dipakai untuk mengemas bahan dapur. Untuk minuman ada juga yang berbahan keramik, misalnya Bols. Setelah tak terpakai menjadi barang seni. Meskipun begitu ada juga keluaran baru yang dibuat untuk dekorasi -- tetapi tetap saja mahal. :D ||¤ ......
Sent from BaldBerry® 3.2 MP camera BlackMarket Edition • Sinyaletoy Network • Use http://regex.info/exif.cgi to chek my image data

Permalink | Leave a comment  »

Kayu alam dan olahan

Antyo Rentjoko - Sat, 09/17/2011 - 04:06

Bangku-kayu-casa-suki

Bangku kayu jati ini dibiarkan telanjang tanpa pelitur. Lebih alami. Adapun rak di sampingnya, di balik kaca, lebih halus dan ringan karena berbahan papan hasil olahan pabrik, begitu pula lembar pelapisnya agar lebih "mengayu" dan "memapan". Padu padan yang pas. ||¤
......
Sent from BaldBerry® 3.2 MP camera BlackMarket Edition • Sinyaletoy Network • Use http://regex.info/exif.cgi to chek my image data

Permalink | Leave a comment  »

Kisi-kisi jendela

Antyo Rentjoko - Sat, 09/17/2011 - 04:03

Kisi-kisi-jendela

Tingkap gaya lama dengan celah hawa pada sebuah kantor. Ketika hari tak gerah, jendela itu dibuka. Ketika suhu dan kelembapan meninggi, sehingga harus menyalakan AC, jendela itu pun ditutup. Sisi dalam kisi-kisi ditutupi lembar akrilik 3 mm. Sama beningnya dengan kaca tetapi lebih lentur, tak mudah pecah. Oh ya, jika terang di luar masih memadai maka lampu kantor pun tak dinyalakan. ||¤
.......
Sent from BaldBerry® 3.2 MP camera BlackMarket Edition • Sinyaletoy Network • Use http://regex.info/exif.cgi to chek my image data

Permalink | Leave a comment  »

Kompas Tambora

Antyo Rentjoko - Sat, 09/17/2011 - 03:08

Kompas-tambora

Seperti jelajah sebelumnya, Ekspedisi Cincin Api Kompas telah menghadirkan khazanah Indonesia. Sudah selayaknya penerbit besar aneka media menyediakan konten. Indonesia adalah ladang jelajah yang tiada habisnya. ||¤
......
Sent from BaldBerry® 3.2 MP camera BlackMarket Edition • Sinyaletoy Network • Use http://regex.info/exif.cgi to chek my image data

Permalink | Leave a comment  »

Bahkan juga di media cetak

Antyo Rentjoko - Sat, 09/17/2011 - 03:04

Lowongan-detik

Trans Corp., pemilik baru Detik, juga mengiklankan lowongan di Kompas. Terbanyak dari manakah pelamar yang datang, dari internet (khususnya) media sosial ataukah dari media lama berkertas, selama sepekan ke depan? :) ||¤
.....
Sent from BaldBerry® 3.2 MP camera BlackMarket Edition • Sinyaletoy Network • Use http://regex.info/exif.cgi to chek my image data

Permalink | Leave a comment  »

Papan tempel

Antyo Rentjoko - Fri, 09/16/2011 - 07:22

Papan-tempel

Pada sebuah ruang kerja temaram. Papan tempel bon, pesan, dan sticky notes berupa poster. Kelak mungkin ada coretan spidol segala. Kalau ditambahi nota kecil, plus dot merah tanda laku, pasti seperti pameran seni rupa -- asal pakai tag, "Reminder. Digital print on paper (1/1). 50 cm x 100 cm". :P ||¤
.......
Sent from BaldBerry® 3.2 MP camera BlackMarket Edition • Sinyaletoy Network • Use http://regex.info/exif.cgi to chek my image data

Permalink | Leave a comment  »

Terbangkan Mimpi Rendahkan Hati

Osamaliki - Fri, 09/16/2011 - 03:54

Foto dari corbis dot com

Dulu, karena badanku bongsor dengan tinggi di atas rata-rata manusia di kampungku serta badan yang langsing, seringkali orang bilang’ “jadi pramugari ajah” . Saking seringnya sampai lama-lama bosen dengarnya. Wong aku ini anak kampung, belum pernah naik pesawat bahasa Inggris ndak bisa, mana beranilah bermimpi jadi pramugari. Cita-citaku dulu paling puool jadi pegawai bank kecil di kampungku, dan itu sudah terasa mewah.

Seiring berjalannya waktu, dan karena terlalu sering juga diprovokasi supaya jadi pramugari kemudian aku jadi mikir. Apa iya ya, aku cocok jadi pramugari? Apa iya keterima? Gadis kampung yang bisanya bahasa jawa?  Sambil membaca-baca majalah yang memuat berita-berita tentang kota-kota di luar negeri, diriku pun menghayal. Seandainya aku jadi pramugari, aku bakal mudah berkunjung ke kota-kota dalam gambar itu. Berfoto, mencoba makanan yang asing, jalan-jalan ke museum atau bangunan-bangunan keren, taman-taman yang indah penuh burung dan bunga-bunga warna-warni. Oh indahnya…!

Eits tapi tunggu dulu, tugas pramugari itu apa? Kemudian aku pun bertanya kesana kemari mencari info tentang tugas pramugari. Kebetulan, salah satu kakak kelas di SMA adalah pramugari dan dia bercerita tentang tugas utamanya yaitu melayani penumpang, seperti mengambilkan makanan, atau minuman, memenuhi panggilan penumpang jika butuh sesuatu. Dan harus sabar dengan tingkah penumpang yang terkadang aneh bin nyebelin. Aku pun merenungkan kembali, apa bisa aku melayani orang sedangkan aku seringkali males dimintai tolong ibuku untuk bersih-bersih atau menghidangkan suguhan untuk tamu. Duh, gengsi dong masak jadi pelayan?

Sekarang aku sudah menjadi ibu dan bekerja, mimpi tentang pramugari itu pun terkubur lenyap ditelan rutinitas dan mimpi-mimpi yang lain. Ketika baca-baca ini, aku jadi teringat kembali. Kalau waktu bisa diputar kembali, maukah aku jadi pramugari? Melayani penumpang yang bermacam ragam dan melakukan perjalanan hampir setiap hari serasa tidak punya rumah? Aku akan jawab : MAU! Kenapa? Mari aku ceritakan sesuatu tentang pembelajaran hidup.

Sekian puluh tahun bekerja dan berkegiatan memberikan banyak pelajaran hidup. Pekerjaanku memungkinkan aku bertemu tokoh-tokoh penting, pengusaha sukses dan orang-orang hebat. Aku seringkali mengamati, apa ya yang membuat mereka sukses? Adakah resep yang mujarab? Tentu saja aku tidak menemukan resep jitunya, tetapi ada hal yang menarik yang aku peroleh. Orang-orang hebat itu adalah pemimpin yang handal di bidangnya, entah dia Direktur, CEO, Wirausahawan, Menteri, maupun Gubernur atau Bupati. Untuk Menteri, Bupati dan Gubernur tidak semua sih handal (nanti ada catatan tersendiri untuk mereka), tetapi adalah beberapa yang handal. Dan kunci pemimpin itu adalah melayani. Mereka luwes melayani kolega, klien, konsumen, ataupun warganya.

Beberapa orang sukses yang aku kagumi, hampir sebagian besar adalah orang yang ramah dan rendah hati. Posisi yang diraihnya sekarang berkat kerja kerasnya bertahun-tahun melayani orang-orang yang terkait dengan pekerjaannya. Dan pasti mereka sudah bertemu dengan banyak orang dan berbagai karakter, sehingga mereka bisa luwes menjalin kerjasama. Siapa sih yang tidak senang dilayani? Hampir semua senang dong, dan ilmu melayani itu bukan sekedar “yess men” dan kemudian menjalankan instruksi seperti robot.

Hakikat melayani adalah bisa memenuhi harapan orang lain tanpa kita merasa tertindas dan tak perlu merendahkan diri. Perlu ketrampilan komunikasi dan belajar melapangkan hati.  Kerendahan hati bisa diasah dengan melayani sesama. Bahkan konon, Nabi pun melayani umatnya. Karena kunci pemimpin yang benar adalah melayani. Dan melayani itu tidak ada sekolahnya, semua harus dipelajari dengan praktek langsung.

Bayangin kalau jadi pramugari, aku harus melayani penumpang dengan tulus dan ramah. Menghadapi berbagai macam orang itu penuh tantangan. Di pesawat pasti penumpang berganti-ganti, jadi aku akan ketemu banyak sekali orang. Pekerjaan pramugari tidak mudah, selain masalah skill kita juga harus belajar mengendalikan ego, sehingga bisa melayani dengan tulus bukan sekedar kewajiban. Jika kita berhasil, maka bukan hanya gaji dan jalan-jalan gratis tetapi kita lebih bijak dan siapa tau kelak jadi pemimpin yang sukses mengatur warganya atau pemimpin yang sukses menjalankan usahanya. Selain itu, kita juga bisa membangun networking lho! Pelajaran hidup yang luar biasa, bukan?

Buat kalian yang masih muda, saatnya menimba ilmu dan pengalaman seluas-luasnya. Menjadi pramugari adalah salah satu pilihan yang menarik.  Jadi buruan gih daftar di sini dan Good Luck yaa! :)


Hujan, Car Wax, dan Anak-Anak

Adhi Widjajanto - Fri, 09/16/2011 - 01:13

Kemarin sore tumben-tumbennya hujan. Rumor di Internet katanya hujan buatan. Bagus juga sih, menggelontor debu di Jakarta.

Anak-anak sedang les di luar rumah. Jam 6.30 sore hujan masih turun, cukup deras. Saya lalu tanya ke Yanty, "Jemput anak-anak pake mobil?" Harap-harap cemas, soalnya siangnya baru saja "keringetan" nge-wax mobil. Yanty cuman bilang, "Siapin jas hujan deh". Wkwkwkwkwk...

Tapi ga tega lah. Saya lalu membuka sarung mobil, wuss... kecium tuh wangi carnaubanya. Trus berangkat keluar jemput anak-anak. Pulangnya mampir beli Coke & es krim. Sampe rumah hujan reda. Keringetan lagi deh nyemprot mobil & ngelap kering. Kelar jam setengah delapan malam, makan es krim bareng anak-anak ditemenin Coke... Sedaaappp... :D

Hehehe... masa iya sih mo menomor-dua-kan anak-anak dari mobil...

Buah gelombang cinta

Antyo Rentjoko - Thu, 09/15/2011 - 11:55

Buah-gelombang-cinta

Saya tak tahu ini buah atau bunga, pokoknya mirip jagung, tumbuh dari tanaman anturium gelombang cinta. Pada masa jayanya, tanaman ini mahal banget dan sebagian pemainnya adalah bapak-bapak yang sebelumnya tak berhobi ngebon -- maksud saya berkebun. ||¤
.......
Sent from BaldBerry® 3.2 MP camera BlackMarket Edition • Sinyaletoy Network • Use http://regex.info/exif.cgi to chek my image data

Permalink | Leave a comment  »

Batik elektrik

Antyo Rentjoko - Thu, 09/15/2011 - 11:35

Batik-elektrik

Judul yang jadul, udik, seolah mengantar Anda ke dunia pop abad lalu. Ini kotak neon, dengan dekorasi hasil cetak digital di atas lembar transparan -- bukan penampakan pada monitor LED. Kenapa tak saya sebut "batik digital"? Supaya saya punya cerita. :P Kekurangan sekaligus ciri blog foto ini adalah nyinyir: gambar tak dibiarkan berbicara sendiri. ||¤
.....
Sent from BaldBerry® 3.2 MP camera BlackMarket Edition • Sinyaletoy Network • Use http://regex.info/exif.cgi to chek my image data

Permalink | Leave a comment  »

Pelek sepeda motor

Antyo Rentjoko - Thu, 09/15/2011 - 10:57

Pelek-motor

Si pemilik lebih senang memasang stiker tempatnya bekerja di pelek motornya. Oh ya, pelek, pilek, atau velg? Dulu ada tabloid dan majalah kendaraan bermotor yang lebih suka kata "velg" (Belanda). Mungkin karena lebih hemat karakter. :D ||¤
......
Sent from BaldBerry® 3.2 MP camera BlackMarket Edition • Sinyaletoy Network • Use http://regex.info/exif.cgi to chek my image data

Permalink | Leave a comment  »

Stoples

Antyo Rentjoko - Thu, 09/15/2011 - 10:42

Stoples-casa-suki

Stoples untuk dekor kedai itu sebetulnya sederhana. Yang dibutuhkan adalah konsep. Tetapi kata teman saya, "Sing penting itu duit. Percuma punya selera dan konsep kalo ndak ada uangnya!" :D ||¤
.......
Sent from BaldBerry® 3.2 MP camera BlackMarket Edition • Sinyaletoy Network • Use http://regex.info/exif.cgi to chek my image data

Permalink | Leave a comment  »

Syndicate content