Reportase Halal-bi-Halal di tanah Priangan

Akhirnya, gempita menggema juga di Aula SMKN-5 Bandung.

Dalam acara indoor yang lebih dirapikan ini, aspek gastro-diplomacy (diplomasi perut) tetap dominan. Diperagakan dengan berbagai kepakaran dalam ilmu kuliner.  

Yang standar adalah tumpeng nasi kuning, namun masih saja tidak kehabisan penggemar. Sajian "trade mark" Solotigo berupa sambel tumpang koyor tergelar juga di kota Bandung. Tidak lupa, bothok teri yang mak nyusss.. juga ada. Dipadu dengan sapa ramah "wilujeng sumping" untuk menyambut mereka yang hadir.

Syndicate content